Dispepsia berasal dari bahasa Yunani, yaitu kata (dys) buruk dan peptei (pencernaan). Secara lebih jelas, arti kata dispepsia adalah sekumpulan gejala nyeri, perasaan tidak enak pada perut bagian atas yang menetap, atau berulang disertai dengan gejala lainnya seperti rasa penuh saat makan, cepat kenyang, kembung, bersendawa, nafsu makan menurun, mual, muntah, dan dada terasa panas, yang berlangsung sejak 3 bulan terakhir, dengan awal gejala timbul 6 bulan sebelumnya.
Apa Saja Gejala Dispepsia?
Gejala dispepsia selalu hadir dalam kelompok gejala, sehingga tidak ada satu gejala yang mendominasi.
Apa Penyebab Dispepsia?
Gejala-gejala dispepsia dapat disebabkan oleh:
Yang menjadi masalah adalah ketika kita berpikir bahwa gejala dispepsia mayoritas disebabkan karena kelainan di bagian lambung, sehingga terkadang ada yang sudah menggunakan obat maag dalam jangka waktu yang lama, tetapi tidak dapat menghilangkan gejala.
Jangan Anggap Sepele Nyeri Perut
Jika sering mengalami gejala-gejala perasaan yang tidak nyaman, atau nyeri pada perut bagian atas, atau dada bagian bawah, segera konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan diagnosa dan pengobatan yang tepat, sebelum mengalami masalah kesehatan yang lebih serius. Ingatlah bahwa tidak semua nyeri ulu hati disebabkan oleh sakit maag. Jagalah asupan makanan dan kenalilah kondisi pencernaan Anda.