Menu

Kegiatan GEMA PETIK Desa Dauh Puri Kelod

  • Selasa, 04 Desember 2018
  • 483x Dilihat

Penyakit Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kota Denpasar.Di Provinsi Bali khususnya di Kota Denpasar,   penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) merupakan penyakit yang bersifat endemis, angka kesakitan (IR)DBD sangat tinggi dan cenderung terjadi kejadian luar biasa (KLB)/ wabah sehingga sangat meresahkan masyarakat termasuk para wisatawan.

            Berbagai upaya strategis telah dilakukan dalam upaya mencegah dan mengendalikan penyakit DBD di wilayah Puskesmas II Denpasar Barat, namun semua itu belum memberikan hasil yang optimal. Sampai saat ini kasus DBD di wilayah Puskesmas II Denpasar Barat masih tetap tinggi.Salah satu faktor utama yang menjadi penyebabnya adalah belum berhasilnya upaya pemberdayaan masyarakat terutama pada perubahan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga, yaitu  belum semua masyarakat mau melaksanakan Gerakan pemberantasan Sarang Nyamuk DBD ( PSN- DBD ). Hal ini terbukti dari masih banyaknya TPA rumah penduduk yang positif jentik di bak mandi sesuai dengan hassil laporan jumantik.

         Untuk itu pada tahun 2018 di deklarasikan suatu program inovasi "GEMA PETIK " ( Gerakan Mandiri Pemantau Jentik ) sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat di segala jenjang/ tingkatan dalam perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ) memantau dan memberantas jentik minimal di lingkungan rumahnya sendiri.

            Kegiatan ini dilakukan dengan pemberian sosialisasi Gema Petik, Pelatihan ( Cara Pengisian Kartu Merah ), dan Deklarasi Gema Petikyang dilakukan pada hari selasa 4-12-2018 di Dusun Eka Sila,Batu Bintang,Bumi Banten Dan Bumi Kerthi. Pada Hari Rabu 5-12-2018 dilakukan di Dusun Bumi Shanti,Bumi Asri,Bumi Sari dan Sanglah Barat. Pada hari Kamis 6-12-2018 dilakukan di Dusun Sanglah,Sanglah Utara dan Sanglah Timut.