Tingkat konsumsi ikan masyarakat Indonesia terbilang rendah. Padahal sebagai sumber pangan, ikan mengandung banyak gizi esensial yang bermanfaat bagi tubuh. Setiap ekor ikan mengandung berbagai macam mineral seperti iodium, seng, kalium, kalsium, vitamin, protein, dan asam lemak yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Juga membantu perkembangan otak dan kecerdasan anak. Untuk menjadi bangsa yang cerdas makan ikan perlu lebih digalakkan. Kalaupun ikan yang kaya DHA seperti tuna atau salmon sulit terjangkau, ikan lokal seperti lele, mas, mujair, bandeng, teri, kakap atau jenis lainnya tidak jadi masalah, karena ikan tersebut juga kaya protein, bahkan ikan asin memiliki kandungan protein tertinggi. Sebenarnya DHA dapat dibentuk dalam tubuh manusia, namun kemampuan fisiologis setiap orang untuk mengubah dari bahan baku (asam lemak tak jenuh ganda) menjadi DHA berbeda-beda, tergantung pada tingkat kesehatan, penyerapan dan kondisi lemaknya di dalam tubuh. Dengan demikian mengkonsumsi ikan sangat dianjurkan, selain mengandung DHA ikan juga mengandung EPA (C20H3O20. DHA dan EPA secara bersama dikenal sebagai Omega 3, yang sudah dikenal dapat mencegah serangan jantung, stroke dan impotensi. Ikan yang dikonsumsi perlu memenuhi persyaratan tertentu, seperti habitatnya tidak tercemar logam berat (Hg, Pb, dan Cu) . Selain itu, ikan harus dalam kondisi yang segar. Ciri-ciri ikan yang masih segar: tidak berbau amis, dagingnya masih kenyal, ekornya tidak kering dan menghitam serta matanya tidak berwarna merah, Hindari ikan yang penempatannya ditumpukan bersama hewan laut lainnya seperti kepiting, kerang dan udang, sebab hal itu akan menyebabkan terjadinya kontaminasi silang. Indonesia memiliki perairan yang sangat luas, baik lautan atau daratan, dengan demikian potensi sumberdaya perikanan yang dimiliki sangat besar. Upaya peningkatan konsumsi ikan akan memberikan manfaat ganda, selain meningkatkan kecerdasan, juga makin menggairahkan sektor perikanan.
Dalam rangka hari Ikan Nasional UPTD Puskesmas II Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat berkesempatan memberikan penyuluhan tentang “Pentingnya Makan Ikan” di TK KARTIKA VII – 14 UDAYANA. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Nopember 2019. Susunan kegiatan ini meliputi pembukaan dari Kepala Sekolah, kemudian dilanjutkan sosialisasi yang dibawakan oleh staf Promkes UPTD Puskesmas II Denpasar Barat, selanjutnya seluruh siswa dan siswi TK KARTIKA VII-14 UDAYANA melakukan senam inovasi germas makan ikan. Diharapkan dengan adanya sosialisasi dan dibuatkan senam inovasi ini generasi muda menjadi senang makan ikan sejak dini karena beberapa manfaat penting ikan bagi tubuh kita anatara lain : mencegah penyakit jantung, mengurangin resiko Alzheimer,memperbaiki kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan perkembangan otak,dll.
“Mewujudkan Generasi Sehat dan Cerdas Melalui Gerakan Ayo Makan Ikan”
27 November 2025
20 Desember 2025
12 Oktober 2025